Jumat, 30 Mei 2014

FanFic Detective Conan

FanFic Detective Conan
Selamat membaca kelanjutan ceritanya ya^^
File 4-Kejutan yang mengejutkan
     1 minggu berlalu setelah aku menemui Seiichi. Di pagi hari, seperti biasa. Aku berangkat ke sekolah, tiba-tiba aku melihat murid baru itu bersama kakek-kakek. Aku berjalan pergi dan mengabaikan mereka, tapi tak sengaja aku dengar obrolan mereka.
“Hey, Shinichi. Pokoknya kamu harus merawat sepatu buatanku itu dan berhati-hati memakainya” kata kakek itu.
“Baiklah, terima kasih ya Prof.Agasa!”
     Oh, rupanya kakek itu ilmuwan ya. Akhirnya aku sampai di kelas, ada ribu-ribut apa ini? Pikirku. Aku penasaran dan langsung mendekati mereka yang sedang ribut
“Ya, aku juga dengar. Dia laki-laki, tapi namanya seperti bukan nama Jepang” kata Ayumi.
“Benarkah? Seperti apa dia?” kata Conan.
“Aku belum melihat wajahnya sih, tapi sebentar lagi dia akan datang ke kelas kita” kata Ayumi.
“Tapi kenapa banyak sekali murid baru di kelas kita?” tanya Genta.
“Karena kan kelas kita memang kelas yang paling sedikit muridnya. Jadi apa boleh buat jika ada murid baru pasti akan belajar di kelas kita” jawab Mitsuhiko.
     Tiba-tiba pintu kelas terbuka, terlihat wajah Bu Guru yang akan memasuki ruang kelas kami.
“Selamat pagi anak-anak, sepertinya kalian sudah tau ya akan ada murid baru. Ayo masuk Sehun, jangan malu-malu.”.
“Se..sehun?” kata Conan.
“Sehun? Kok namanya seperti orang korea sih” pikirku
“Perkenalkan namaku Oh Sehun, mohon bimbingannya”
     Apaaaaaaaaa??! Kenapa Seiichi bisa masuk ke sini? Aku saja susah karena mengisi formulir harus dengan persetujuan wali/orang tua. Apa jangan-jangan........
“Silahkan pilih kursi mu”
     Tap..tap..greeekkk, Dia duduk di samping ku dengan begitu tenangnya, murid-murid yang lain langsung menatap Seiichi dengan pandangan aneh. Tentu saja, orang bernama korea kok berambut pirang seperti orang Inggris. Ibunya memang orang Inggris, tapi ayahnya orang Korea.
“Untuk apa ada disini” tanyaku dengan wajah cemberut.
“Ssstt,,, aku ingin lihat yang mana Conan?” kata Sehun.
“Anak berkacamata yang terlihat seperti orang dewasa tuh” tunjuk Rika
“Hmmh,, benar juga katamu” kata Sehun.
     Pelajaran pun dimulai, karena aku sudah pasti mengerti semua yang diajarkan guru jadi aku lebih memilih membicarakan keanehan Conan dengan Seiichi.
“Ya, aneh nya juga kenapa dia bisa sangat dekat dengan seorang ilmuwan di blok B, dan profesor itu juga seperti menganggap Conan orang dewasa” kata Rika.
“Memangnya dia bicara apa saja dengan profesor itu?” tanya Sehun.
“Aku tidak tau, tapi aku mendengar sepertinya profesor itu memanggil Conan dengan sebutan Shinichi” jawab Rika
“APAA?!” teriak Sehun.
“Hey Sehun Ibu mohon perhatikan ya jangan mengobrol terus dengan Rika” kata Bu Guru.
“Eh?”
“Aneh ya, Sehun kan murid baru. Kenapa rasanya dia sudah kenal lama dengan Rika.” Tanya Ayumi.
“Benar juga, kenapa bisa begitu ya. Mereka kan kelas 1 SD walaupun sesama TK rasanya tak mungkin” pikir Conan di dalam hati. 
     Kami pun pulang, aku dan Sehun pulang bersama. Tapi sepertinya aku merasa ada yang memperhatikanku dari belakang, tapi siapa ya? Ah sudahlah , aku tidak memikirkannya.
“Haha lucu sekali tadi dimarahi oleh guru” kata Rika.
“Hmmh...” jawab Sehun.
“Kau di daftarkan kesini oleh kakak perempuan mu itu ya?” tanya Rika.
“Hmmh..” lagi-lagi Sehun menjawab.
“Kenapa jawab hmmh terus!?” bentak Rika.
“Aku sedang memikirkan Conan, kau bilang profesor itu memanggilnya Shinichi kan? Menurutku dia juga meminum obat aneh itu sehingga menjadi kecil.” Kata Sehun.
“Haah? Benarkah??!” tanya Rika.
“Ya, bukankah aneh anak kelas 1 SD bisa memecahkan kasus sendirian”.
“Benar juga sih, kalau begitu aku duluan ya! Sampai jumpa lagi besok” Rika mengakhiri pembicaraan.
“Eh, sampai jumpa”
     Aku dan Sehun pun pulang ke rumah masing-masing, dan bersiap-siap untuk hari-hari selanjutnya di SD Teitan.
Bersambung~
Terima kasih untuk sebelum-sebelumnya karena telah membaca FanFic ku ini^^. Nantikan ya file yang selanjutnya, sekali lagi terima kasih.

FanFic Detective Conan

FanFic Detective Conan
♥♥Ini dia kelanjutan file sebelumnya selamat membaca♥♥
File 3 – Akhirnya bertemu
Aku terkejut melihat mukanya, suasana jadi sepi. Tiba-tiba Seiichi memecahkan kesunyian
“Hei ada apa dengan muka ku?! Kenapa melihatku seperti itu?”
“Ah tidak kenapa-kenapa kok”
“Kenapa kau menggendong tas? Jangan bilang kau.....”
“Ya aku masuk SD memangnya kenapa hah?! Aku bosan dan aku tidak punya teman jadi aku masuk ke SD Teitan”
“Hahahaha, tidak kenapa-kenapa. Hanya lucu saja anak SMA masuk SD lagi”
“Lalu apa kamu mau masuk SD juga?”
“Mungkin tapi tidak sekarang”
“Oke , baiklah “
Akupun menjalani hidupku sebagai anak SD, tak terasa waktu berlalu hingga 2 minggu telah berlalu. Ternyata ada murid pindahan lagi. Aku ingin tau siapa itu. Krreeekk pintu kelas terbuka.
“Ada murid baru yang akan belajar di kelas kita” kata Bu Guru
“A..anu perkenalkan aku Edogawa Conan”
“Haha, Conan, apa ibunya penggemar berat Conan Doyle -_-“
“Hahahahahaha” sekelas pun ikut tertawa
Pelajaran olahraga, aku tak suka olahraga dengan bocah-bocah ini. Lebih baik aku duduk saja melihat orang-orang bermain bola.
“Wa wa hebat sekali conan” ucap segerombolan siswi SD teitan
“Ya, karena aku sudah latihan sejak masih SD” jawab Conan
“Sejak SD?” ucap salah seorang
“Ke..kenapa dia? Mencurigakan sekali, mulai dari nama, tingkah laku, dan perkataan. Kenapa ya”
Bel masuk berbunyi aku pun masuk ke kelas dan terlihat murid baru itu sedang berbincang-bincang dengan Ayumi,Genta, dan Mitsuhiko. Karena penasaran aku mendekati mereka sambil berpura-pura membaca buku. Mereka rupanya membicarakan rumah yang dikatakan sebagai rumah berhantu. Haha, jangan-jangan mau menyelidiki seperti detektif saja. Kalau ingat detektif rasanya aku ingat detektif SMA di koran yang bernama Kudo Shinichi:s Ah sudahlah. Seperti biasa aku belajar menghitung dan membaca di sini, apa mungkin nanti otak ku jadi menciut jika terus disini. Bel pulang, aku pulang dengan jalan kaki dibelakang mereka yang akan pergi ke rumah berhantu itu. Aku tak peduli, yang pasti aku harus menanyakan kecurigaan ku ini kepada Seiichi. Akupun sampai di rumah Seiichi dan memencet bel rumahnya. Dia membukakan pintu dan bertanya
“Ada apa? Bagaimana dengan sekolahmu... dik?”
“Jangan menghina, aku mau bertanya kepadamu”
“Tanyakan saja”
“Tadi ada seorang murid pindahan yang mencurigakan dari nama,perilaku, hingga perkataannya. Dia pintar main sepak bola tapi dia bilang itu karena dia latihan sejak SD”
“Mungkin dia salah bicara, coba nanti berikan aku fotonya”
“Y..ya baiklah. Kalau begitu aku pulang dulu”
“Hmm.. Sampai jumpa”
“Sampai jumpa”
Lihat saja, aku akan tau nanti kenapa kamu berkata sejak SD. Lama kelamaan akan ketauan jadi tunggu saja, karena aku ini agen FBI
Bersambung~
Terima kasih minna-san^^ Jangan lupa baca yang selanjutnya♥ Dan mohon di comment

FanFic Detective Conan

Halo para penggemar conan dan pembaca FF. Kali ini aku mau kasih lanjutannya, semoga aja kalian suka ya:D
File 2 – Memulai kehidupan baru
Tak terasa hari pun sudah pagi, aku bangun dengan tubuh yang mengecil. Pakaian masa kanak-kanak yang berdebu kini malah ku butuhkan lagi. Aku menjalani rutinitas pagi seperti makan,mandi,dll . Karena merasa bosan akupun pergi untuk membeli baju. Kabar Seiichi pun tak kunjung datang, aku hanya bisa menunggu hingga dia menelponku. Aku pun tiba di sebuah toko pakaian anak-anak.
Kasir : “Selamat datang. Lho? Cuma sendirian dik? Dimana orang tuamu?”
Miyoko : “Ya aku cuma sendirian .... kak”
Ya begitulah, aku tidak terbiasa panggil kakak karena aku ini kan memang sudah SMA. Aku keluar setelah membeli baju, aku berjalan dan menemukan toko roti beika. Aku jadi teringat kenangan dengan mendiang ayah. Saat itu aku sedang liburan ke jepang untuk menemui ayahku bersama ibu. Ya, ayahku adalah seorang ilmuwan hebat organisasi hitam. Dia dibunuh oleh organisasi karena tidak mau membuat obat APTX4869, ya meski aku tidak tau obat seperti apa itu. Sekarang tinggal ibuku yang bernama Hong Sena, dia lahir di Korea Selatan sama seperti ku.
“Akhirnya sampai rumaaaahhh, sudah hampir sore nih” Yang dipikiranku hanyalah apa yang harus kulakukan, triiing, terpikir oleh ku bagaimana kalau masuk SD saja. Disana aku akan mendapatkan teman. Begitu mendapati ide aku langsung mengisi formulir masuk SD.
Pagi nya...
“Anak-anak, hari ini ada murid baru yang akan belajar di sekolah kita. Ayo perkenalkan namamu’’ ucap Bu Guru
“Perkenalkan, namaku Sazuka Rika. Salam kenal semuanya “
“Ayo pilih bangku yang kosong^^” ucap Bu Guru
“Disini saja” ucap seorang murid perempuan
Aku lebih memilih duduk diujung paling belakang, karena aku tak terbiasa dengan anak-anak ini. Ya lebih baik menjauh dari mereka. Pelajaran SD, haha. Tentu saja aku mendadak jadi jenius. Saat bel istirahat tiba-tiba ponselku bergetar, aku pun mengangkatnya.
“Ha..halo?”
Tiba-tiba terdengar suara anak kecil berteriak.
“Hei Miyoko! Apa yang terjadi?!”
Eh? Bagaimana orang ini tau namaku Miyoko? .
“Apa kamu salah sambung? Aku bukan Miyoko tapi aku Rika^^” ngomong-ngomong ini siapa ya?”
“Hah Rika apanya, rupanya setelah jadi kecil kau mengganti nama. Aku Seiichi”
“Hah?? Bagaimana bisa , kamu kemana saja!”
“Aku dijatuhkan ke laut oleh organisasi itu, lalu seorang anak kecil membawa ku kerumahnya. Aku baru sadar tubuhku jadi kecil. Dimana kau?"
“A..aku di beika”
“Ya sudah besok aku kesana, sekarang aku capek. Kututup ya”
Tuutt...Tuuutt uuh dia menutup telponnya begitu saja. Saatnya masuk, aku langsung duduk ditempat ku.
“Kenalan yuk^^ namaku Ayumi”
“Ah....Ya, aku Rika”
Bu Guru pun datang, Ayumi langsung duduk ke tempatnya sambil berkata “nanti kita lanjutkan ya”. Ting tong bel pulang berbunyi, aku langsung berlari pulang untuk menemui Seiichi. Saat aku tiba di rumah ternyata Seiichi sudah berdiri di depan gerbang rumahku sambil kesal.. Wah saat aku lihat mukanya aku jadi ingat kenangan saat pertama aku bertemu dengannya waktu masih kecil. Aku tabrakan dengannya dan dia langsung bangun dengan muka kesal dan juga dengan mengulurkan tangan sambil berkata , “kamu tidak apa-apa?”
Bersambung~
Jangan lupa lihat file selanjutnya, terima kasih karena telah membaca blog ku^^ arigato gozaimasu

Rabu, 28 Mei 2014

FanFic Detective Conan

FanFic Detective Conan
Cerita dulu ya -_-
Berawal mula dari baca di perpus sekolah, akhirnya jadi ketagihan sama yang namanya detective conan. Aku pun jadi punya ide untuk nyobain bikin komik, eh ternyata aku ga punya ide, jadi aku coba ambil alur dan tokoh conan ke tokoh ciptaanku. Maaf ya master Aoyama dan para penggemar DC yang Shinichi-nya aku ambil:P heheheee
Perkenalan Tokoh
Kalau tokoh-tokohnya detective conan pasti udah pada tau dong. Nah sekarang aku mau kenalin tokoh ciptaanku-_-. Hikaru Seiichi dalah seorang siswa SMA yang berumur 14tahun, ya karena masuk SD nya 5thn kayak aku:”> (lupakan) dia punya banyak bakat. dia merupakan agen FBI. Kenapa umur segitu bisa jadi FBI? Ya karena ceritanya disini dia punya banyak bakat, biar cocok dong, ada detektif SMA ada juga agen FBI SMA:D. Satu lagi, seorang siswi SMA yang bernama Maemi Miyoko. Sebenernya hampir sama sih kayak yang tadi. Cuma disini ceritanya dia pinter nyanyi. Sehingga dia pun suka disuruh nyanyi kalo ada acara di sekolah. Dan yang mengiringi dengan musik adalah Masashi  So sweet~ (o ajaa)
File 1 - Hari Pertama
Hari ini adalah hari pertama ku sebagai siswi SMA, kelas ku adalah 1-B. Yang paling membuatku senang sebenarnya karena aku sekelas lagi dengan Seiichi, aku punya teman baik yang bernama aoko.
Miyoko : “Selamat pagi semuanya.” Ucapku saat datang ke sekolah.
Aoko : “Selamat pagi”
Ya seperti biasa Seiichi sudah ada di kelas pagi-pagi. Begitu duduk di bangku ponsel ku bergetar, setelah kulihat ternyata ada SMS dari Bu Jodieg senior FBI ku.
Jodie : “Pimpinan memberimu tugas mengikuti seseorang yang akan keluar malam ini di cafe tepat sebelah sekolahmu jam 18:30. Kerja satu tim yang baik agar misi selesai.”
Apa? Dikerjakan satu tim lagi artinya aku harus mengerjakan ini dengan Seiichi. Bel masuk berbunyi dan kami pun belajar sehingga tak terasa waktu pun telah usai, aku langsung pulang untuk bersiap-siap melakukan misi. Tiba-tiba......
Seiichi : “Aku tunggu di depan gerbang sekolah jam 18:00, jangan sampai terlambat.”
Miyoko : “Ya ya ya”
Saat aku mau berangkat tiba-tiba ada SMS lagi dari Bu Jodie, “Berhati-hatilah, kali ini targetmu bukan orang biasa-biasa” begitu katanya. Aku kurang percaya diri tapi hadapi saja. Sesuai janji, jam 18:00 kami bertemu di depan gerbang sekolah. Kami menunggu sambil menyiapkan segala persiapan , Waaaahhh sudah jam 18:29. Kami tegang dan akhirnya mereka keluar.
“Pakaian serba hitam?” pikirku didalam hati
. Kami pun mengikuti mereka untuk mendapatkan informasi tentang organisasi mereka. Saat aku mengendap-endap mereka akhirnya berkata
Vodka : “Sepertinya sudah aman ya kak”
Gin : “Kau salah, aku malah merasa ada yang mengikuti kita dari tadi.”
Vodka : “Benarkah?”
Waduuh, apa kita ketauan? Tapi ponsel dia berbunyi beberapa kali hingga akhirnya gin menangkatnya.
“Bagaimana transaksinya? Apa sudah selesai?” ucap seseorang yang tak dikenal di ponsel gin
Gin : “Ya Vermouth, sudah selesai.”
Dia menutup ponselnya dan tiba-tiba melirik ke arah kami lalu dia membuat aku dan Seiichi terjatuh, kami pun melawan mereka dan hasilnya tentu saja kami yang kalah.
Vodka : “Mereka tak bisa diampuni kak, bunuh saja dengan pistol ku”
Gin : “Jangan, kita coba saja dengan obat ini.”
Aku dan Seiichi dipaksa minum obat itu, setelah diminumkan mereka memisahkanku dengan Seiichi lalu pergi. Aku pun pingsan, saat sadar aku dibawa oleh seorang polwan bernama Yumi
Yumi : “Kamu sudah sadar dik?”
Miyoko : “Ya, dimana aku dan dimana teman ku?”
Yumi : “Ini dimobil patroli, aku akan membawa mu ke kantor polisi sampai orang tuamu datang menjemputmu”
Orang tua apa? Kantor polisi apa? Kenapa aku sampai harus dijemput orang tua. Aku kan sudah SMA dan tidak melakukan sesuatu yang salah. Agar pikiranku jernih kembali aku meratapi langit sambil meletakan kedua tangan dijendela mobil. Lhooo? Ini benar tanganku? Kenapa sekecil ini, jangan-jangan obat itu yang membuat ku begini. Kalau iya, aku bisa menarik kesimpulan bahwa obat itu membuat tubuh orang mundur dari dewasa sampai ke masa kanak-kanak. Aku melihat sebuah rumah yang kukenal, ya itu dia! Rumah tetanggaku berarti tak jauh dari rumahku. Aku keluar dari mobil dan kabur, sampai akhirnya aku pulang kerumah. Aku khawatir dengan Seiichi jadi aku menelpon nya
Miyoko : “Kumohon, tersambunglah:(”
Tuuutt..Tuuuttt.. ponselnya tidak aktif, aku hanya berharap dia masih hidup. Seharusnya tak kulakukan misi itu, tapi yang berlalu sudah lah berlalu. Lebih baik aku tidur dan besok memikirkan apa yang harus kulakukan.
Bersambung~
Jangan lupa tinggalkan komentar ya setelah membaca semoga suka ceritanya dan jangan lupa juga baca File yang selanjutnya. Aku akan senang jika kalian komentar, terima kasih^^